Produksi ikan lele di Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali merosot drastis. Peternak di kawasan yang diresmikan Presiden SBY tersebut, kini hanya mampu menghasilkan panen sekitar 50 persen dari kondisi biasanya.
Sejumlah petani menuturkan, penurunan produksi terjadi akibat semakin sulitnya mendapatkan bibit ikan lele yang biasa dipasok dari daerah Tulung Agung Jatim. “Akibatnya target pasokan lele siap konsumsi kepada konsumen juga tidak dapat terpenuhi seluruhnya karena hasil panen menurun drastis,” kata Peternak setempat, Pranoto, Senin (24/9).
Menurut Pratono dalam sehari biasa target memenuhi kebutuhan konsumen bisa mencapai 10 ton sampai 15 ton. Namun saat inihanya bisa memenuhi kebutuhan konsumen antara 6 ton hingga 7 ton per hari. (krjogja)

















