Produksi telur gurami yang terus menurun bisa disebabkan antara lain karena kualitas induk gurami (kurang bagus atau sudah tergolong afkir) dan lingkungan/kualitas air. Induk gurami yang bagus bisa didapatkan dari hasil seleksi sehingga secara genetik memang memiliki sifat-sifat yang unggul, yaitu pertumbuhan cepat, tahan penyakit,dan toleran terhadap perubahan lingkungan.
Induk gurami yang demikian bisa Anda dapatkan informasinya di balai Perikanan setempat. Penyediaan induk gurami unggul oleh balai dapat menjamin kualitas induk gurami yang dipelihara oleh pembudidaya yang selanjutnya mempengaruhi produksi telur dan benih gurami. Untuk memperbaiki mutu induk yang dihasilkan dilakukan perbaikan genetik induk dengan cara perkawinan silang (cross breeding) untuk menjamin pertumbuhan dan daya tahan yang tinggi terhadap penyakit dan tidak diperkenankan perkawinan satu keturunan (in breeding).
Pemberian pakan yang berkualitas juga mempengaruhi kualitas induk gurami yang pada akhirnya berpengaruh ke produksi telur gurami. Induk gurami memerlukan nutrisi yang cukup dan seimbang agar dapat memproduksi telur dalam jumlah yang banyak dengan kualitas yang bagus. Nutrisi ini berguna untuk pertumbuhan induk itu sendiri dan juga untuk produksi telurnya.
Jika nutrisi tidak mencukupi maka hanya akan cukup untuk pertumbuhan induk saja, sehingga dampaknya produksi telur gurami tidak akan terjadi atau kalaupun bisa memproduksi telur maka kualitasnya kurang bagus. Nutrisi untuk indukan bisa Anda dapatkan melalui penggunaan pakan buatan yang memang sesuai untuk induk (pakan khusus induk) atau pakan alami.
Selain faktor diatas, perlu diperhatikan juga kualitas kolam. Jika kualitas air tidak layak maka induk gurami akan terganggu system metabolisme tubuhnya sehingga produksi telur gurami juga akan terganggu. Dalam hal ini persiapan lahan menjadi hal yang penting. Persiapan lahan yang harus dilakukan antara lain pengeringan lahan, pengapuran,dan pemupukan. Akan lebih baik lagi jika ditambahkan suplemen tambahan, seperti vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau probiotik.
Kualitas air yang dibutuhkan induk gurami yaitu air tenang, bersih, dasar kolam tidak berlumpur, tidak tercemar bahan kimia beracun dan limbah , derajat keasaman air (pH) 6,5-8. Apabila pH di bawah 6,5 maka untuk menaikkan pH di lakukan pengapuran dengan CaCO3, sedangkan apabila pH diatas 8 maka untuk menurunkan dilakukan pemupukan dengan pupuk kandang. (stp/winarto)

















