Harga Pakan Ikan Meroket, Pembudidaya Cirata Terancam Gulung Tikar

harga pakan ikan naik

Sebanyak 4.000 pebudidaya ikan di Waduk Cirata Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terancam gulung tikar.

Ketua Asosiasi Pembudidaya Ikan dan Nelayan Waduk Cirata (Aspindac) Sundaya mengatakan ribuan petani ikan di Waduk Cirata selama ini tidak pernah mendapatkan keuntungan dari hasil budidaya ikan yang mereka lakukan.

“Karena harga produksi jauh lebih besar dari harga jual ikan. Rata-rata hasil dari harga jual ikan mas setiap petaknya mencapai Rp13 juta. Sedangkan biaya produksi lebih dari itu,” kata Sundaya saat dihubungi Bisnis, hari ini.

Dia mengatakan penyebab meruginya petani ikan adalah harga pakan ikan yang terus merangkak naik. Harga pakan ikan saat ini per kilogramnya Rp5.900. Sedangkan harga jual ikan Rp13.500/kg.

Untuk satu petak kolam ikan rata-rata petani membutuhkan 1 ton-5 ton pakan untuk setiap musimnya. Apabila kondisi ini terus dibiarkan, kemungkinan petani akan gulung tikar.

Agar petani tidak semakin merugi, Aspindac berharap pemerintah bisa memberikan subsidi untuk pakan ikan sehingga harga jual pakan per kilonya tidak lebih dari Rp5.300.

Dia menambahkan petani dan kelompok jaring apung di Waduk Cirata ‘dipaksa’ untuk membeli pupuk dengan harga tinggi semenjak masuknya Gabungan Makanan Pengusaha Ternak.

“Kami membeli pakan di Cirata itu lebih tinggi dibanding daerah lainnya. Lebih parahnya lagi, kami tidak diizinkan untuk membeli pakan di luar Cirata,” ujarnya. (Bisnis-Jabar/Azkasyamil)

 

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response