Budidaya Ikan Koi Medan Rambah Pasar Asia

ikan koi medan

Wakil Kompartemen Perdagangan Luar Negeri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut, Sulkarnain yang juga pengusaha pembudidaya ikan koi di Medan mengarakan, pemasaran ikan koi asal Medan tidak sebatas antar kota, melainkan sudah menembus beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan China.

Dengan sistem pemasaran melalui dunia maya seperti Internet, koi-koi yang dibudidayakan dari Medan juga banyak hadir di negara-negara tersebut. Hal itu ia utarakan di Medan, Senin (14/5).

“Kalau kita cerita seberapa besar pangsa pasarnya itu tergantung masyarakat sendiri. Jika tetap esklusif seperti sekarang pasarnya terbatas dan konsumennya hanya dari beberapa kalangan saja. Tetapi coba sentral-sentral penjual ikan hias di Medan ramai menjual ikan tersebut, pasti pangsa pasarnya cukup besar dengan catatan harga koi itu sendiri dipastikan akan jatuh,” ujarnya.

Hal itu berdampak di beberapa wilayah di Indonesia ia sebut terjadi dua kelas perlombaan koi. Yang pertama adalah kelas koi F1 (keturunan asli dari Jepang) dan kelas lokal, yaitu koi yang dibudidayakan dari Indonesia.

Meski demikian ia mengakui produk pertanian seperti budidaya ikan hias yang menjual masih dari negara-negara luar. Seperti koi yang paling digemari adalah koi asli Jepang, sementara ikan hias lain seperti cupang misalkan, ada yang bernama cupang Thailand atau bahkan ayam dengan istilah ayam Thailand atau ayam Bangkok.

“Pemerintah sendiri saat ini tengah berupaya memasarkan produk pertanian seperti budidaya ikan atau lainnya yang namanya asli Indonesia. Kita harapkan dengan adanya beberapa pembudidaya ikan koi lokal yang banyak ditemui di Blitar, posisi tawarnya bagus ke luar negeri. Apalagi koi sekarang pangsa pasarnya bukan hanya di negara Asia tetapi sudah merambah ke daerah Eropa,” ujarnya. (Irfan Azmi Silalahi/Tribun Medan)

 

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response