Kolam pembibitan Stasiun Benih Ikan Air Tawar (SBIAT) milik Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tapanuli Utara di Jalan S.Hutabarat Tarutung mengalami kekeringan dan terkesan ditelantarkan. Kini kondisinya sudah seperti bangunan tua tidak berfungsi lagi.
Pengamatan di lokasi SBIAT, Kamis, (2/7), sejumlah bak yang sebelumnya diperuntukkan tempat benih ikan sudah mulai ditumbuhi lumut dan lumpur kering karena tidak berisi ikan. Bahkan bangunan ini terlihat sudah beralihfungsi menjadi tempat jemuran pakaian.
Menurut informasi yang diperoleh dari warga sekitar, tempat pembibitan ini tidak pernah lagi difungsikan menjadi tempat bibit ikan sebagaimana sesuai dengan peruntukannya.
“Tidak tahu banyak soal tempat bibit ikan ini, tapi kami lihat memang tidak pernah berisi ikan, bisa dilihat sekarang sudah kering, airnya pun tidak ada, begitu juga ikannya,”ujar seorang warga setempat.
Dia mengatakan, melihat lokasinya, pembibitan ini memang sangat strategis untuk dijadikan tempat pembibitan benih ikan. Tapi bisa dilihat sendiri kondisinya, padahal sangat cocok tempat ternak bibit ikan.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Taput Longgos Pandiangan mengaku, kolam tempat benih ikan itu memang sudah hampir dua tahun tidak berisi ikan lagi.
“Tempat itu masih tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya, hanya saja memang sepengetahuan saya sejak 2011 tidak ada lagi benih ikan yang masuk ke dalam,” katanya.
Dia mengakui, SBIAT merupakan kolam tempat persinggahan sementara bibit ikan tawar yang didatangkan dari luar untuk diternak dan dibudidayakan Dinas Peternakan di Taput.
“Tempat ini merupakan tempat peristirahatan sementara benih ikan bila datang dari luar, tapi karena sampai sekarang belum ada datang bibit ikan dari luar, ya seperti itulah kondisinya, memang sudah lama itu tidak berisi ikan,”ucapnya. (analisadaily)

















