Setelah Lele, Giliran Ribuan Ikan Nila Mati

Ikan Nila MAti

Rasa cemas masih terus mengganggu para pemilik kolam ikan di kawasan Kabupaten Banjar, pasalnya selama sepekan terakhir ribuan ikan mati didalam kolam. Matinya ikan tersebut juga masih belum diketahui secara pasti penyebabnya. Setelah ikan Lele yang mati sekarang giliran ikan Nila yang mati mendadak dengan jumlah yang lebih banyak.

Matinya ikan budidaya tersebut terjadi di Desa Jingahabang Ulu dan Ilir kecamatan Karang Intan, kejadian ini membuat pemilik kolam kebingungan dan mereka merugi jutaan rupiah akibat matinya ikan tersebut.

“Saya tidak tahu juga apa yang menyebabkan matinya ikan secara mendadak ini, padahal ikan-ikan tersebut sudah siap untuk dipanen. Karena sore sebelum matinya ikan tersebut semuanya masih lincah, tapi pagi harinya sudah banyak ikan yang mati,” ujar Suriyan pemilik keramba nila di desa Jingahabang Ulu.

Selama beberapa hari terakhir ini, lanjutnya banyak ikan yang sudah mati, rata-rata ratusan ikan mati tiap hari sehingga jumlahnya sudah mencapai ribuan ikan mati dalam beberapa hari terakhir ini.

Matinya ikan nila ini juga dialami banyak pembudidaya nila dalam beberapa pekan terakhir, mereka bingung apa penyebab matinya ikan tersebut karena sebelumnya ikan masih terlihat sehat.

Warga masih bingung, penyebab matinya ikan tersebut apakah karena kondisi air yang tidak bagus ataukah karena bakteri atau virus seperti yang terjadi beberapa waktu lalu ribuan ikan mati.

Sebelumnya, kolam ikan lele milik warga Jinganhabang Ilir yang mati mendadak selama beberapa hari, kematian tersebut masih belum diketahui penyebabnya. Meskipun sudah diketahui oleh dinas terkait namun petugas Dinas Perikanan dan Kelautan Banjar masih belum ada yang melakukan pemeriksaan ke lapangan. (radarbanjarmasin)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response