Pemprov Kaltim Bantu Induk & Benih Ikan

Benih Ikan Patin

Kepedulian pemerintah provinsi Kalimantan Timur terhadap pengembangan ikan air tawar di Kutai Barat (Kubar), terbilang ukup tinggi. Bentuk kepeduliannya membantu 80 pasang indukan ikan nila, 10.000 benih ikan patin ukuran 5 sampai 7 cm, dan 1 paket keramba.

“Bantuan diserahkan Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy di acara pembukaan Bulan bakti gotong royong ke-9 tingkat Kubar di Kecamatan Penyinggahan, Kubar, baru-baru ini,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Ikan (UPT BBI) Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Perikanan dan Peternakan (Disbuntanakan) Kubar Dra Kuswati Indra Rahayu, Rabu (16/5) lalu.

Bantuan Perikanan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim diharapkan, dapat memproduksi benih ikan lebih banyak lagi. “Jika sudah berkembang tentunya akan memenuhi kebutuhan benih ikan nelayan di Kubar, sehingga tidak jauh-jauh lagi membeli keluar daerah,” kata Kuswati.

Ia menyebutkan, benih ikan lele yang berhasil dikembangkan di UPT BBI Disbuntanakan Kubar hasil ide stafnya. Hal ini sebagai bentuk inisiatif dan kreasi. Upaya ini dilakukan, agar UPT BBI Disbuntanakan Kubar tidak harus mendapatkan bantuan pemerintah terus. “Kami juga mencari bibit ikan jelawat untuk dikembangkan,” katanya.

Dia menambahkan, di UPT BBI Disbuntanakan Kubar memiliki stok 24.000 benih ikan nila. Warga yang berminat segera menghubungi UPT BBI Disbuntanakan Kubar. Harga perekor ikan nila gift dan nila putih ukuran 2-3 cm Rp 350, ukuran 3-5 cm Rp 500, ukuran 5-7 cm Rp 700, dan ukuran 7-9 Rp 1.200. Sedangkan harga per ekor ikan nila best lebih mahal. Ukuran 2-3 cm Rp 400, ukuran 3-5 cm Rp 600, ukuran 5-7 cm Rp 800, ukuran 7-9 Rp 1.400.

Kedepan, pengembangan ikan membuat Keramba Jaring Apung (KJA). Tujuannya, akan menghasilkan benih ikan lebih banyak lagi. (kaltimpost)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response