Pembudidaya Lele Indramayu Tak Terpengaruh Cuaca

Pemasaran Ikan Lele

Pasokan ikan lele hasil panen petani tambak di Kecamatan Kandanghaur seperti tak tergoyah cuaca. Saat hujan maupun panas usaha budidaya air tawar mereka tetap memberikan keuntungan para petaninya.

Pemantauan Senin (17/6) petani tambak memanen hasil tanaman lele mereka. Harga jual ikan lele size 9 ekor per Kg bertahan Rp13 ribu. Jangkauan pemasaran ikan lele dari Indramayu itu menjangkau kota kota besar seperti Jaakrta dan sekitarnya dan Bandung dan sekitarnya.

Pemasaran hasil panen ikan lele pun tidak sulit. “Kapan saja kita bisa mengundang tengkulak lele yang siap membeli hasil panen dalam jumlah berapapun,” kata Ewo, 42 seorang petani tambak lele.

Setiap kolam lele memberi keuntungan petani tambak antara Rp3 juta hingga Rp5 juta dengan masa panen selama 4 bulan. Selain kemudahan pemaaran, petani tambak lele pun tidak kesulitan mencari bibit maupun pakan.

“Bibit kita beli seharga Rp120 per ekor seukuran rokok mild. Setelah 4 bulan dipelihara berat ikan lel mencapai rata rata 1,1 ons,” katanya.

Pakan lele selain menggunakan pakan produk pabrik juga bisa menggunakan pakan buatan seperti ikan ikan kecil, nasi bekas, dedak serta daun kangkung dan lumut.

Di Kecamatan Kandanghaur saat ini terdapat ratusan petani tambak lele yang setiap saat tanpa terputus memasok kebutuhan lele ke Jakarta, Bandung dan lokal Indramayu. (Sumber : Poskota)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response