Padangpanjang Potensial Budidaya Ikan

perikananpadangpanjang

Kota Padangpanjang juga me­miliki usaha peternakan ikan yang cukup luas ukuran s­e­buah kota kecil. Data terbaru ter­dapat sekitar 660 unit ko­lam ikan air tenang sekitar 625 unit, kolam air deras sekitar 42 unit dan usaha ikan larangan di 6 sungai dan satu pusat balai benih ikan (BBI) untuk pe­nga­daan bibit.

Usaha peternakan ikan milik rakyat ini seperti di­ung­kap oleh Zetrial, Kepala Bidang Pe­rikanan pada Dinas Per­ta­nian setempat, Jumat (3/8) lalu, tersebar di 16 kelurahan, dua kecamatan kota itu. Tapi yang lebih banyak di Ke­ca­ma­tan Padangpanjang Timur, ka­re­na di kawasan ini pula areal per­tanian yang masih banyak ter­sisa.

Jenis ikan yang banyak dikembangkan oleh petani di Padangpanjang adalah ikan nila, gurami, mujair dan lele. Jenis ikan itu pula yang diken­ba­ngkan pembibitannya oleh Di­nas Pertanian Kota Pa­dang­panjang melalui BBI yang ber­lokasi di Gajahtanang, Kel­ura­han Ikue lubuk, Kecamatan Padangpanjang Timur itu.

Terkait usaha ikan lara­ngan, kini terdapat di 6 lokasi sungai dalam kota itu. Rin­cian­nya, sungai dekat Lubuk Mato Kuciang dengan areal ikan larangan kurang-lebih (kl) 1 KM, sungai di Kelurahan Koto­katik kl. 2 KM, di Ngalau kl. 500 M, di Gugukmalintang kl.500 M, di Sigando kl.300 M, dan di Sungai Jembatan Putih Kelurahan Kampungmanggih kl.500 M.

Tapi berapa jumlah pro­duk­si ikan setahun dari kese­lu­ruhan usaha peternakan ikan di kota itu, Zetrial me­nyebut belum terdata. Sebab pada kelompok usaha kolam air tenang, ukuran kolamnya ber­va­rasi 5×5 meter hingga 20×30 me­ter. Tingkat ke­aktifan juga ber­variasi, ada yang sangat aktif, ada yang sambilan, ada juga diantara kolam tadi yang kurang ter­urus. (padangekspress)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response