Keripik Jagung Rasa Patin & Pastel Abon Patin : Khas Riau !

pastelpatin

Keripik jagung rasa ikan patin ini adalah kreasi dari Desnawati Jufri yang akrab disapa Des. Melalui UKM Berkah Des memulai usaha pembuatan kue khas Riau sejak tahun 2007.

Saat pertama kali memulai usaha pembuatan kue, Des memproduksi Keripik Jagung. “Saya pernah menjaga stand pameran ASPARI. Pengunjung ada yang bertanya, apa makanan khas Pekanbaru. Padahal, makanan khas Pekanbaru itu tak ada. Dari situ, saya mulai mencari ide untuk membuat makanan yang beda dari produk lain,” kenangnya.

Berangkat dari pengelaman itulah, muncul ide kratif Des. Ia kemudian membuat keripik jagung dengan rasa khas Pekanbaru, yakni ikan patin. “Akhirnya saya coba buat Keripik Jagung dengan rasa ikan pantik,” ujar Des.

Keripik Jagung buatan Des, di ikutkan dalam berbagai pameran yang diadakan Disperindag. Wanita 49 tahun ini, juga berinisiatif membuat pastel mini isi abon ikan Patin. Alasan Des membuat produk ini karena ikan Patin merupakan produk perikanan unggulan di Riau.

Selain Keripik Jagung Rasa Ikan Patin dan Pastel Isi Abon Ikan Patin Des juga membuat kue lain diantaranya Kue Bangkit, Keripik Teri, Manisan Tomat, Wajik Jagung dan Amplang Udang. “Kalau kue basah seperti Bulo Kemojo, dibuat jika ada pesanan saja,” tutur Des.

Oktober tahun lalu, Des mewakili Provinsi Riau mengikuti pelatihan selama lima hari yang diadakan oleh Dinas Perikanan di Jakarta. “Di sana dapat ilmu tentang pengolahan Rumput Laut dan pengolahan Ikan. Lalu, saya mencoba berkreasi dengan memasukkan Rumput Laut sebagai campuran untuk membuat Bolu Kemojo. Bolu kemojokan bahan-bahannya terdiri dari santan, telur dan gula. Jadi, banyak mengandung kolesterol, sedangkan dalam Rumput Laut ada unsur seratnya,” kata Des.

Menurut Des untuk bahan baku tak sulit untuk mendapatkannya. “Saya sudah ada langganan. Pedagang dari pasar Pagi Arengka akan menghubungi saya jika sudah masuk stok ikan Patinnya. Jadi, untuk bahan baku tidak ada persoalan,” ujar Des. Menurut Des, soal omzet tak ada angka pastinya. Alasannya bon dari pelanggan. Jadi, tak bisa mengkalkulasikannya.

Untuk produk Pastel Mini isi Abon Ikan Patin bisa diproduksi sebanyak 40 kotak dalam sehari. Dijual seharga Rp 16 ribu perkotak.

Desember 2010 lalu, Desnawaty Jufri pernah mendapat juara UKM tingkat provinsi Riau. Penghargaan ini diserahkan oleh Sekdaprov di kantor Gubernur Riau. Penyerahannya bersempena dengan Hari Nusantara Bahari. “Sejumlah kriteria telah dipenuhi, sehingga saya mendapat penghargaan itu, yaitu teknik pembuatan, aspek bisnis, tempat produksi dengan rumah harus terpisah, pembukuannya, aspek pembuangan limbah, dan pernah tidaknya membagi ilmu yang dimiliki pada orang lain,” ujar Des.

Ke depan, Des berharap agar usahanya lebih maju dari sekarang. ”Saya juga berharap agar pemerintah membuatkan pasar untuk menjual produk kami”, ujar Des dengan penuh harapan.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.