Beberapa orang di Jalan Cikopo Selatan Desa Gadog, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor bersiap memberikan pakan kepada ribuan bibit ikan lele. Jika dilihat dari bisnis ikan lele sekarang ini, di Kabupaten Bogor mungkin sangat banyak sekali, namun tak jarang usahanya bangkrut lantaran tidak bisa memproses lele lebih jauh.
Namun hal ini tidak berlaku pada komunitas peternak lele sangkuriang. Mereka mempunyai ilmu tentang lele setelah mendapatkan sebuah pembelajaran. Di tempat ini, masyarakat tidak hanya membeli bibit ikan lele, namun bisa melakukan penelitian atau pendalaman tentang proses budi daya ikan lele.
“Banyak reporter dan mahasiswa yang datang langsung ke tempat ini untuk belajar cara budi daya ikan lele. Mulai dari pemberian makan, berkembang biak sampai kepada proses pembesaran. Kami siap membagi ilmu untuk pengetahuan masyarakat dan petani,” jelas ketua komunitas lele sangkuriang, H. Marwan didampingi peternak Ahyar.
Jika menguasai ilmu tentang lele, hasil yang akan didapatkan pasti akan tinggi. Namun jika ilmunya belum dapat, banyak dari pengusaha yang gulung tikar. Pembentukan ikan lele sangkuriang berawal dari tahun 2000. Hambatan bisnis ikan lelesangat banyak mulai dari penyakit hingga proses pembenihan dan pembesaran. Suhu cuaca akan menentukan proses tersebut.
“Kebutuhan ikan lele di Jabodetabek mencapai 150 ton per hari. Untuk sekarang ini lele sangat sulit karena cuaca tidak menentu,” jelas Eddy salah satu peternak menjelaskan.
Ikan lele sangkuriang sendiri diambil dari istilah sunda. Lele sangkuriang lahir dari perkawinan dumbo tua dengan dumbo muda. Proses penetasan telor belangsung satu hari dan bisa menghasilkan 20 ribu benih ikan. Untuk pembesaran antara 3-5 sentimeter dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. “Tergantung cuaca, jika bagus maka proses pembesaran akan cepat,” urainya.
Salah satu jenis ikan yang mampu hidup di air yang kandungan oksigennya tipis adalah ikan Lele, juga termasuk jenis ikanLele Sangkuriang. Kita dapat lihat ikan Lele masih dapat hidup di comberan (saluran air kecil dan sangat keruh), tempat limbah rumah tangga (MCK) dan rawa-rawa yang sudah hampir kering.
Bukan itu saja, sebenarnya ikan Lele masih dapat hidup dalam lorong-lorong kecil tanah yang berlumpur. Selama masih ada kandungan air yang cukup, dan lendir di tubuh ikan Lele masih terjaga baik, tidak kering akibat paparan sinar Matahari. Ikan Lele ini masih bisa bertahan hidup hingga musim hujan berikutnya.
Pertumbuhan benih ikan Lele juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jumlah pakan cukup terpenuhi, kualitas nutrisi pakan, kualitas air, kualitas benih, populasi benih ikan Lele dalam satu luasan kolam, penyakit dan faktor alam (cuaca).
Bisnis Budidaya Ikan Air tawar memang memiliki wilayah yang sangat luas. Salah satu Ikan Budi daya air tawar yang cukup memiliki prospek bisnis yang menjanjikan adalah Lele Sangkuriang. Nama Lele Sangkuriang memang belum setenar IkanLele Dumbo, namun sebenarnya secara fisik tidak memiliki perbedaan.
Sebenarnya Lele Sangkuriang merupakan Strain baru Lele Dumbo yang kehadirannya merupakan upaya memperbaiki produktivitas Lele Dumbo yang dirasakan mengalami penurunan. Lele Sangkuriang merupakan strain baru dari Lele Dumbo.
Pengembangan Lele Sangkuriang didasarkan oleh penurunan kualitas Lele Dumbo karena tidak disertai dengan penanganan Induk yang baik di dalam budi dayanya. (infobogor)

















