Berikut adalah pengalaman seorang pengusaha bibit lele sangkuriang dari Semarang. Lele sangkuriang yang dipelihara banyak yang mati akibat terserang bakteri Aeromonas hydrophilla dan Pseudomonas hydrophylla. Tingkat kematian cukup tinggi mencapai 100-150 ekor ikan per hari dan terus bertambah setiap harinya.
Karena tidak ingin tercemar antibiotik buatan pabrik, beliau kemudian mengaplikasikan penggaraman dan pengobatan herbal untuk mengobati Lele Sangkuriang miliknya. Pengobatan herbal Lele Sangkuriang yang terkena serangan Aeromonas tersebut dilakukan menggunakan buah mengkudu atau di daerah lain dikenal dengan buah pace.
Berikut langkah singkat pengobatan Lele Sangkuriang yang terserang Bakteri Aeromonas menggunakan Menggunakan Buah Mengkudu yang diterapkan pengusaha bibit Lele Sangkuriang tersebut :
- Hari Pertama lakukan penggaraman dengan dosis 300 gram/m3. Garam ditebar merata ke seluruh kolam.
- Hari Kedua tebar fermentasi buah mengkudu yang diblender halus.
- Hari Ketiga tebar probiotik untuk memperbaiki kualitas air kolam.
Pengobatan menggunakan garam, Buah Mengkudu dan probiotik terbukti mampu mengatasi Lele Sangkuriang yang mati akibat serangan Aeromonas. Menurut pengalaman sang pengusaha, pada hari kedua setelah penebaran Mengkudu, Lele Sangkuriang yang mati tinggal belasan ekor saja. Pada hari keenam setelah pengobatan sudah tidak ditemui Lele Sangkuriang yang mati dan secara keseluruhan ikan sudah kembali sehat. (Ary Checha - bibitlelesangkuriangsemarang.blogspot.com)




















terima kasih tipsnya