Cacing Sutera atau tubifex merupakan pakan alami yang biasa diberikan pada tahap budidaya pembenihan ikan. Selain harga yang lebih murah, Cacing Sutera juga memiliki kandungan nutrisi yang baik serta tidak menimbulkan pencemaran atau limbah pakan pada media pemeliharaan ikan.
Jenis cacing ini biasa hidup berkoloni dan tampak seperti lumut melambai-lambai berwarna merah dengan panjang tubuh sekitar 1 - 2.5 cm. Cacing Sutera biasa ditemui pada perairan jernih dengan air yang mengalir tipis dan bagian dasarnya kaya akan bahan organik.
Anda akan dengan mudah menemui koloni Cacing Sutera ini di selokan limbah rumah tangga, selokan limbah kandang babi dan selokan limbah pabrik tahu.
Saat ini pasokan Cacing Sutera untuk pakan benih/bibit ikan sebagian besar masih mengandalkan tangkapan alam. Namun sebenarnya Cacing Sutera tidak sulit dibudidayakan.
Untuk membudidayakan Cacing Sutera, cara sederhananya adalah sebagai berikut :
1. Siapkan kolam budidaya Cacing Sutera ukuran 1×2 m. Cangkuli bagian dasarnya, kemudian aliri air setinggi 5 cm dan biarkan mengendap selama 2 hari.
2. Masukkan media pemeliharaan Cacing Sutera seperti bekatul, kotoran hewan ternak, ampas tahu, limbah maggot atau limbah sayuran. Alirkan air kemudian biarkan beberapa hari hingga membusuk.
3. Masukkan bibit Cacing Sutera yang bisa diambil dari selokan limbah atau dibeli dari toko ikan hias ke dalam kolam pemeliharaan.
4. Alirkan air dengan debit kecil atau mengalir tipis. Tujuannya agar kolam tetap basah namun tidak sampai menghanyutkan Cacing Sutera.
(Dari Berbagai Sumber)


















