Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merilis sederet varietas unggul perikanan budidaya, seperti Ikan Nila Nirwana (Nila Ras Wanayasa) II, Ikan Nila Srikandi, Ikan Nila Sultana, dan Ikan Torsono.
Ikan nila Nirwana II merupakan hasil pengembangan dari Ikan Nila Nirwana I. Varietas Ikan Nila unggul tersebut diluncurkan pada acara Indonesia Aquaculture (INDOAQUA) dan Forum Inovasi Teknologi Aquaculture (FITA) di hotel Aryaduta, Makassar, Jumat (8/6/2012).
INDOAQUA-FITA merupakan ajang tahunan KKP yang menyajikan beraneka teknologi terkini di bidang industri perikanan budidaya.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, mengemukakan, kehadiran varietas unggul perikanan budidaya diyakini dapat memacu produksi perikanan budidaya Indonesia.
“Sinergitas antara peneliti dan perekayasa dengan pemerintah, masyarakat pembudidaya dan pelaku usaha dapat menjadi memacu produksi dan produktivitas perikanan budidaya”, ujar Cicip saat membuka IndoAqua.
Selain itu, KKP juga merilis vaksin ikan Aeromonas hydrophyla atau disebut Capriva aero-L®. Vaksin ikan Aeromonas hydrophila menjadi solusi dalam mengatasi penyakit kegagalan pembudidaya ikan skala kecil sehingga mampu mengatasi problem penyakit ikan yang selama ini menghantui kegagalan budidaya.


















