Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan seluruh masyarakat Indonesia memasukkan menu makanan ikan setiap harinya. KKP mengusung tema ‘Tiada Hari Tanpa Makan Ikan’ dalam motto gerakan memasyarakatkan ikan (Gemarikan).
“Kita menginginkan komposisi menu keluarga Indonesia ‘Tiada Hari Tanpa Makan Ikan’, inilah motto gerakan memasyarakatkan ikan alias Gemarikan,” ungkap Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut Hutagalung, Selasa (26/6/2012).
Untuk itu, Saut mengatakan pihaknya telah siap bekerjasama dengan berbagai pihak membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) yang didaerah dipimpin oleh Istri Gubernur, Walikota, Bupati.
“Selain itu KKP juga bekerjasama dengan Yayasan Jantung Indonesia, Dharma Wanita Persatuan, Korps Wanita Indonesia, Tim Penggerak PKK, Badan Musyawarah Organisasi Wanita Islam,” paparnya.
Dikatakan Saut, komoditas perikanan memiliki peran penting dalam mewujudkan ketahanan nutrisi masyarakat Indonesia. Selain itu, ketiga produk dari komoditas perikanan tersebut juga banyak diusahakan oleh masyarakat sehingga mempromosikan ketiganya diklaim sebagai bukti keberpihakan KKP pada ekonomi kerakyatan.
Lebih jauh Saut mengatakan kedepan KKP akan segera mengupayakan untuk mengadakan ‘Hari Makan Ikan’ serempak secara nasional. “Sumatera Barat sudah mulai ini Hari Makan Ikan dimana setiap tanggal 18 tiap bulan dimana dicanangkan pada 18 Juni 2012 lalu,” tutup Saut.
Sampai saat ini, konsumsi ikan nasional memiliki kecenderungan untuk naik setiap tahunnya. Berdasarkan data KKP, tingkat konsumsi ikan nasional pada tahun 2010 mencapai 30,48 kilogram/kapita/tahun, sedangkan pada tahun 2011 meningkat menjadi 31,64 kilogram/kapita/tahun atau dapat dikatakan mengalami peningkatan 3,81 persen. (dru/hen/dtk)




















dimulai dari yang punya kebijakan. sudahkah tiap hari makan ikan?? jangan cuma minta orang agar makan ikan tapi dirinya tidak…