Wildan Sukses Bisnis Ikan Balita

IKan Balita Goreng

Usaha penganan jadi milik Wildan (36) warga asli Cianjur yang satu ini patut diacungi jempol. Kendati dikemas sederhana saja, usaha Wildan mampu menghidupi puluhan petambak ikan di Cianjur yang tadinya kewalahan menggarap kolam-kolam ikan. Maklum, hasil dari perikanan darat di Cianjur masih belum menjanjikan untung besar karena proses panen yang lama. Itulah sebebnya lahir ide, baby fish yang dikonsumsi.

Awalnya, sekitar tahun 2008 Wildan yang memiliki usaha tambak merasa gerah dengan hasil usaha tambak begitu-begitu saja. Mengingat usaha tambak sudah lumayan lama ditekuni, Wildan memiliki beberapa rekan sesama peternak ikan yang kerap menjadi tempat mencurahkan pemikiran.

“Waktu itu, kakak (Wildan) sudah sering sharing cari ide untuk mencoba olahan ikan air tawar hasil kolam. Paling tidak,agar bisa dijadikan makanan siap konsumsi,” ungkap Yanyan (30) adik Wildan yang kebetulan menunggukan stand milik kakaknya di Bazar dan Pasar Murah Kemenkop dan UKM.

Kemudian Wildan mencoba sendiri melempar anak ikan nila goreng ke sebuah rumah makan Sunda milik rekannya. Di rumah makan Sunda itu memang biasa mengeluarkan menu ikan yang dimakan dengan sambal. Ternyata ketika dicoba dengan anak ikan goreng, sambutan pembeli lumayan baik. Wildan pun mencoba ekspansi ke beberapa rumah makan yang bertebaran di Cianjur. Tak hanya dengan anak ikan Nila, Wildan menambah varian dengan udang, anak ikan mas, dan ikan petek (ikan sungai kecil-kecil khas Cianjur).

“Awal produksi kami membuat sekitar 3 kilogram ikan goreng dari bahan baku basah sekitar 10 kilogram. Hasilnya lumayan,” ungkap Yanyan.

Melihat keberhasilan mulai diambang pintu, Wildan bermaksud menularkan kesejahteraan pada peternak ikan yang lain. Diajaknya beberapa petani yang dikenalnya untuk mengembangkan usaha. Mereka pun antusias mengikuti jejak usaha Wildan.
“Menurut mereka, usaha ini cukup menguntungkan karena proses produksi yang cukup singkat,” tutur Yanyan lagi.

Bagi para peternak ikan Cianjur, keuntungan yang dijanjikan dari menjual anakan ikan lebih besar dari memanen kolam ikan seperti biasa. Jika membesarkan ikan di kolam memakan waktu 4 sampai 5 bulanan, memelihara anakan ikan hanya cukup 30 hari saja.

“Dari segi biaya dan penjualan sudah terlihat menguntungkan bagi mereka,” ujar Yanyan.

Kini, usaha yang digeluti Wildan dengan nama Suhada Babyfish kian berjaya. Toko fisik Wildan sudah membuka cabang di Jakarta, tepatnya di Mangga Dua Square lantai PB 1. Toko di Cianjur sendiri terletak di jalan Didi Prawirakusuma no. 103.

Produknya masih empat macam anak ikan yang sudah digoreng dan dikemas dalam pak. Anak ikan nila, udang kecil, anak ikan mas, dan ikan petek.

“Nanti akan kita tambahkan varian baru, anak ikan lele. Tapi masih dalam uji coba,” ungkap Yanyan.

Dalam sehari, Suhada Babyfish dapat menghabiskan 80 Kg bahan baku untuk masing-masing jenis komoditi. Sehingga total bahan baku yang digunakan sekitar 320 Kg perhari.

“Kalau yang paling diminati baby fish ikan nila, kalau kata pelanggan lebih garing dan gurih. Sehari bisa laku 30 an pak,” ungkap Yanyan.

Untuk mendapatkan ikan goreng buatan Wildan cukup dengan mengeluarkan uang Rp 25 ribu.

Tak hanya di toko milik Suhada saja, namun di beberapa retail seperti Carrefour, Hypermart, dan Superindo, Suhada juga menyetor anakan ikan basah yang diminati masyarakat.

Usaha anakan ikan goreng yang dilakukan Wildan ini memang masih menjanjikan di kedepannya. Mengingat lahan perternakan ikan masih cukup luas di Cianjur. Belum lagi, ikan petek yang dihasilkan danau Cirata secara alami, masih cukup banyak dan melimpah. Kebetulan, danau tersebut memang dikelola untuk menghasilkan tenaga listrik bagi warga sekitar.

“Ikan petek ini uniknya, kalau terang bulan (bulan purnama) tidak ada. Jadi nyarinya harus gelap-gelapan,” ujar Yanyan.

Demi menjangkau pasar lebih luas, Wildan juga melayani pesan antar. “Untuk wilayah Jakarta, minimal order 10 pak bisa diantar,” terang Yanyan. (Sumber : Tabloid Nova)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.