Produksi Lele Kudus Tak Terpengaruh Musim Hujan

Panen Lele Sangkuriang

Hujan yang beberapa hari ini menguyur kota Kudus ternyata menjadi momok bagi petambak kolam terpal ikan air tawar, utamanya mereka yang saat ini mengembangkan ikan lele. Meskpiun demkian hal ini tidak sampai menurunkan kualitas dari lele dan nilai jual lele tersebut.

Sebab sebagian besar petambak telah mengantisipasinya dengan melakukan penggantian air secara berkala, seperti yang dilakukan oleh pengelola tampak kolam terpal dari UD Karang Tumaritis, di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati Kudus, Andhika Danny. Ia mengaku setiap hari ketika musim hujan harus sering menggantia air untuk menekan angka kematian lele.

“Zat asam pada air hujan yang masuk dan bercampur dalam kolam akan menghambat kelangsungan hidup lele,” katanya.

Di samping itu mudah terserang penyakit, sehingga itu perlu antisipasi sejak dini. Menurutnya, hal ini mutlak dilakukan oleh petambak ikan lele. Memang hal ini bukan suatu yang mudah, karena di samping mengganti air, pihaknya juga harus rajin mengecek kondisi air agar tetap normal tidak terkontaminasi apapun.

“Hal ini berbeda jika saat musim kemarau pengecekan secara seluruhnya dilakukan hanya sepekan sekali, namun saat ini harus dilakukan setiap saat,” tuturnya.

Mengenai pemilihan bibit ikan lele saat ini, pihaknya mengaku masih memakai bibit lokal jenis Sangkuriang dan Phyton.

“Dua jenis komoditas lele sata ini masih menjadi andalan karena nilai jualnya cukup bagus. Per kilogram bisa mencapai rata – rata Rp 17.000 hingga Rp 18.000,” katanya.

Hal senada dikatakan oleh Denny Eko petambak lain yang juga berada di Desa Getas Pejaten, ia juga mengaku menggunakan jenis lele lokal tersebut untuk dikembangkan.

“Lele jenis Sangkuriang dan Phyton cukup bandel dan tahan terhadap penyakit. Meski pun demikian tetap intensif dilakukan pemantauan agar berkembang biak dengan penyakit,” tandasnya. (Sumber : Suara Merdeka)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.