Potensi Tambak Udang Indonesia Capai 1.2 Juta Ha

tambak udang indonesia

Menghadapi persaingan perdagangan bebas di tingkat regional ASEAN atau Asean Economic Community (AEC), sektor perikanan Indonesia terus menggenjot potensi berbagai komoditasnya.

Dalam mengatasi tantangan tersebut, subsektor perikanan budidaya tengah fokus mengembangkan produksi udang sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor perikanan Indonesia.

Dibanding negara lain di kawasan ASEAN, Indonesia memiliki potensi pengembangan udang yang cukup signifikan.

“Total potensi area pertambakan nasional saat ini seluas 1,2 juta ha, dengan potensi efektif untuk budidaya udang sekitar 773 ribu ha,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Pencapaian Peningkatan Produksi Udang Nasional di Jakarta seperti ditulis Rabu (21/8/2013).

Dia menjelaskan, udang juga merupakan komoditas yang strategis guna menopang perekonomian nasional lewat penciptaan devisa negara. “Sebagai gambaran, nilai ekspor udang nasional mencapai US$ 1,039 miliar pada 2011,” kata dia.

Angka tersebut dianggap memberikan kontribusi besar pada Produk Domestik Bruto (PDB) di tanah air.

Selain itu, penyakit EMS (Early Mortality Syndrome) yang menyerang beberapa negara produsen udang di Asia seperti Thailand, Vietnam dan Malaysia memberikan peluang bisnis bagi Indonesia. Kekosongan ketersediaan kebutuhan udang global bisa diiisi produk dalam negeri.

“Indonesia bisa mengisi kekosongan pasokan tersebut dengan menggenjot produksi dan meningkatkan daya saing produk udang nasional,” ungkap Slamet.

Dengan demikian Indonesia diharapkan mampu menjadi negara eksportir udang terbesar di dunia jika lahan potensi yang ada dikelola secara arif dan berkelanjutan. Hal ini juga bisa dilihat dari peningkatan produksi udang tanah air.

“Capaian produksi udang nasional mencapai 415.703 ton pada 2012 atau meningkat 4% dari 2011. Sementara capaian produksi udang nasional pada 2013 diproyeksikan sebesar 608 ribu ton,” ungkapnya.

Hingga kuartal II 2013, produksi yang terealisasi dari target tersebut mencapai 320 ribu ton. Slamet yakin target tersebut bisa dicapai mengingat meningkatnya permintaan dunia dan harga yang menunjukkan tren naik. (Sumber : Liputan 6)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.