Perikanan Budidaya Indonesia Ditargetkan 3 Besar Dunia

Biskuit Ikan Patin

Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto mengungkapkan ambisi untuk masuk dalam tiga besar dunia dalam hal produksi perikanan budidaya non rumput laut.

“Ambisi kita ingin menyalip Vietnam yang sekarang diposisi tiga. Kita optimis karena di Vietnam udangnya sedang terkena penyakit Early Mortality Syndrome (EMS),” tuturnya kepada wartawan, Rabu (6/3/2013).

Hal tersebut diungkapkan Slamet usai menghadiri acara temu koordinasi pemantapan pelaksanaan kebijakan industrialisasi perikanan budidaya 2013 di Hotel Golden Flower, Kota Bandung, Rabu (6/3/2013).

Pihaknya juga semakin optimistis lantaran Indonesia menjadi satu-satunya negara besar di Asia yang tidak terjangkit penyakit yang hingga kini belum diketahui asal-usulnya tersebut. Untuk mencegah penyakit tersebut masuk ke Indonesia, pihaknya mengaku akan memperketat terhadap induk-induk yang masuk ke Indonesia.

“Ini peluang yang sangat besar sekali. Target kita di 2013 sekira 550 ribu ton, dan sekarang kita masuk 450 ribu ton. Dengan kegiatan revitalisasi, pemanfaatan daerah potensial untuk udang, insyallah target tercapai,”tukasnya.

Sebagai gambaran, pada 2010 Indoensia menjadi negara keempat dalam hal budidaya ikan non rumput laut dengan capaian produksi 2,3 juta ton. Ditempat ketiga Vietnam (2,6 juta ton), tempat kedua India (4,4 juta ton), dan tempat pertama China (36,7 juta ton).

Sedangkan untuk produksi budidaya rumput laut, Indonesia bisa berbangga diri dengan masuk menjadi negara nomor dua didunia dengan pencapaian 3,92 juta ton. Namun angka tersebut masih sangat jauh dari negara China yang mencapai 11,34 juta ton. (Sumber : Okezone)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.