Pemkab Agam Genjot Perikanan Budidaya

Ikan Mas Jatiluhur

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat terus kembangkan potensi perikanan budidaya diempat kecamatan diwilayah setempat.

“Empat kecamatan tersebut, merupakan kampung ikan dan salah satu kawasan hiterland dalam pengembangan budidaya perikanan,” kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Agam Ermanto pada AMC di Lubukbasung, Rabu (2/1).

Katanya, empat kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Lubukbasung, Ampek Nagari, Palembayan, Tanjung Raya. Pemkab Agam juga telah menetapkan kawasan ini menjadi sentral minapolitan.

Potensi perikanan budidaya di Kecamatan Tanjung Raya melalui jenis usaha keramba jaring apung, kolam air tenang, kolam air deras unit pembenihan ikan rakyat (UPR) dari ikan nila, mas dan lele dengan produksi sebanyak 86.543,23 ton yang dikelola sebanyak 2.361 kepala keluarga (kk).

Kecamatan Lubukbasung melalui jenis usaha kolam air deras, kolam air tenang, Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dan minapadi dengan jumlah produksi 5.621,89 ton yang dikelola sebanyak 555 kepala keluarga.

Lalu, Kecamatan Ampek Nagari produksi sebanyak 200,68 ton dengan jumlah anggota sebanyak 451 kk, dan Kecamatan Palembayan dengan produksi 34,42 ton dengan jumlah anggota sebanyak 17 kk.

Sedangkan Kecamatan Tanjung Mutiara jumlah produksi budi daya sebanyak 26,005 ton dengan jumlah 16 kepala keluarga. Ditambah perikanan tangkap dari jenis ikan pelagis, demersal dan ikan karang dengan produksi sebanyak 6.157,10 ton dan jumlah nelayan 1.943 kk.

Selain itu, juga terjadi peningkatan luas areal kolam sebanyak 49,96 hektar dan telah menyediaan induk ikan untuk peningkatan produksi jumlah benih 370.590.000 ekor per tahun. (Sumber : AMC)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.