Pembudidaya Koi Kendal Kesulitan Bibit

Benih Ikan Koi

Budidaya ikan koi di Kendal berpeluang majunamun kurangnya ruang promosi di sejumlah even nasional maupun internasional menjadikan ikan koi dari Kendal kurang dikenal masyarakat. Dukungan dari kementerian perikanan dan kelautan untuk mengembangkan budidaya ikan koi mutlak dibutuhkan terutama bantuan bibit.

Budidaya ikan koi di Kendal sendiri hanya ada tiga tempat, yakni di Cepiring, Sukorejo dan Boja. Sulitnya mendapatkan bibit ikan koi dan kurangnya ruang pamer serta promosi menjadikan ikan koi dari Kendal kurang dikenal. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tjipto Wahjono mengatakan ikan koi dari Kendal sebenarnya sudah cukup terkenal dan banyak menjadi juara di sejumlah even.

“Kalau ikan koi dari Kendal sudah banyak yang menjadi juara, namun kendala yang ada kurangnya ruang pamer dan promsosi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Produk Non Konsumsi Dirjen Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Maman Hermawan mendukung budidaya ikan koi. Diakuinya, usaha budidaya ikan koi cukup menjanjikan dan perlu dikembangkan lebih besar.

“Kita akan melihat sejauh mana usaha perikanan khususnya ikan koi di Kendal, termasuk melihat kendala yang ada untuk meningkatkan usahanya,” ujarnya Senin (04/01) siang.

Ikan koi asal Kabupaten Kendal yang dibudidayakan di daerah Cepiring ini sudah menembus pasar luar negeri. Pasar di Toronto Kanada dan Miami Amerika Serikat menjadi pasar paling potensial. Namun faktor pengiriman menjadi kendala, karena terlalu lama padahal ikan koi hanya mampu bertahan 12 jam didalam plastik. (Sumber : Berita Kendal)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.