Pembudidaya Keluhkan Tingginya Harga Benih Patin

Benih Patin

Faktor anomali cuaca yang terjadi saat ini telah menyebabkan petani di sentra budi daya ikan patin Kabupaten Bandung Barat kesulitan benih.

Bahkan, harga benih patin mengalami lonjakan menjadi Rp200 per ekor dari sebelumnya Rp160 per ekor.

Kabid Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kab Bandung Barat Chandra Suarna mengatakan kenaikan harga benih tersebut cukup memberatkan petani. Akibatnya, petani sedikit mengurangi jumlah pembelian benih.

“Pemda dalam hal ini telah memberikan bantuan bagi mereka berupa benih dan pakannya sekaligus. Hal ini sebagai stimulan saja sifatnya,” katanya kepada Bisnis, Senin (17/6/2013).

Dia menyebutkan, benih yang diberikan kepada petani itu satu paket dengan total benih mencapai 15.000 ekor dan 2 kuintal pakan ikan yang disebar kepada sejumlah pembudi daya ikan patin yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Menurut dia, dari 16 kecataman yang ada di Bandung Barat, hanya dua kecamatan yang tidak melakukan pengembangbiakan ikan yakni Kecamatan Lembang dan Parongpong. Karena memang dua kecamatan tersebut lebih fokus pada pengembangan sektor pariwisata.

“Kalau sentra ikan patin di Jabar masih bertumpu pada Waduk Saguling dan Cirata. Karena di dua waduk tersebut terdapat ribuan petani dengan kolam jaring apungnya,” ucapnya.

Selain mengeluhkan harga benih, petani pun dipusingkan dengan meroketnya harga pakan yang telah menembus Rp7.000 perkilogram dari sebelumnya Rp4500. (Sumber : Bisnis)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.