Pakan Ikan Betta Kelas Lomba

Budidaya Ikan Cupang

Ikan betta atau Ikan cupang kelas lomba, idealnya tidak diberi pakan sembarangan. Diungkap praktisi pembudidaya betta, Felix Gunawan asal Magelang Jawa Tengah, pakan yang cocok yakni yang mengandung protein tinggi, yakni jentik nyamuk, cacing darah serta kutu air.

“Pakan wujud cacing sutera maupun pelet sebaiknya tidak diberikan,” ungkap Felix saat mengikuti kontes cupang di UGM, Minggu (05/05/2013).

Perawatan Ikan Cupang tidak kalah penting, sebutnya, jenis air untuk memelihara sebaiknya tidak mengandung kaporit, sehingga idealnya cukup air sumur biasa. Dua hari sekali, air diganti separuhnya dan seminggu sekali diganti total.

Sedangkan untuk membudidayakan ikan betta, biasanya menggunakan betta jantan dan betina dengan umur sudah lebih lima bulan. Pejantan siap kawin antara lain ditandai dengan sifat ingin menyerang dan membuat sarang busa di permukaan air.

Jika sudah membuat sarang, cupang betina dapat dijadikan satu. Sepasang cupang akan sering berdekatan, sekitar dua hari kemudian sudah terlihat telur kecil-kecil warna putih.

“Cupang betina segera diambil, telur akan dijaga cupang jantan sampai menetas. Jika tidak diambil bisa makan telur-telur ataupun diserang cupang jantan,” papar Felix.

Satu betina cupang, imbuhnya, mampu menghasilkan ribuan telur. Rata-rata antara 1000 sampai 1500 telur. Setelah menetas, anakan-anakan cupang dipisah dan ditempatkan pada bak kolam pembesaran. Bisa juga di akuarium minimal dengan panjang satu meter. Dengan pakan terjamin, tingkat pertumbuhan anakan ikan betta akan bisa cepat dan maksimal. (Sumber : KR Jogja)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.