Nila Srikandi, Solusi Budidaya Ikan Nila Air Payau

Ikan Nila Srikandi

Selain memiliki daya toleransi yang tinggi di perairan payau, nila Srikandi juga memiliki keunggulan cepat tumbuh dan tahan terhadap penyakit.

Ketika ribuan hektar tambak iddle dan sawah di sepanjang pesisir pantai terinterusi air laut, tidak sedikit pembudidaya yang membiarkannya terbengkalai. Wajar, jika tambak-tambak tersebut dibiarkan begitu saja, karena mereka tidak mengetahui komoditas perikanan lain yang bisa dikembangkan di perairan payau selain udang.

Diperlukan upaya untuk mengembangkan produk perikanan agar dapat dibudidayakan di lahan tersebut. Ikan nila Srikandi (Oreochromis aureus x niloticus), menjadi solusi tepat untuk memanfaatkan lahan-lahan sub optimal di sepanjang pesisir tersebut. Selain toleransi yang tinggi terhadap lingkungan bersalinitas hingga ≤ 30 ppt, nila Srikandi mampu tumbuh cepat di perairan payau dan tahan terhadap penyakit.

Potensi untuk mengembangkan budidaya ikan nila toleran salinitas ini tentu sangat besar, mengingat wilayah Indonesia yang mempunyai garis pantai terpanjang keempat di dunia hingga 95.181 km. Apalagi kegiatan budidaya ikan nila pada saat ini lebih banyak dilakukan di perairan tawar, sementara budidaya di tambak dan lahan marginal di sepanjang pesisir belum dimanfaatkan secara optimal. (Sumber : Sains Indonesia)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

One Comment on "Nila Srikandi, Solusi Budidaya Ikan Nila Air Payau"

  1. izul September 1, 2013 at 11:27 am -

    om admin, mohon info penyedia bibit ikan Nila jenis srikandi, lokasi saya di Sidoarjo yang memang lahan untuk budidaya lebih banyak air payau …
    saya ingin mencoba budidaya dalam tambak payau saya…

    0856 461 366 26

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.