Menengok Budidaya Ikan Mas Cianjur

budidaya ikan mas cianjur

Jika petani ikan ingin budidaya yang baik, mungkin tak usah jauh-jauh berguru. Bisa datang ke para petani ikan di Kampung Buni Pasir Maleber Cianjur. Lalu seperti apa kondisi dan cara-cara bertenak ikan disana.

Semakin meningkatnya teknologi budidaya ikan, khususnya teknologi pembenihan tak terlepas dari tata cara budidaya yang baik. Maka wartawan koran ini pun mencoba mendatangi para peternak ikan di Kampung Buni Pasir RT 03/01, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Cianjur.

Memang di wilayah ini sebagian warganya bermata pencaharian budidaya ikan emas secara tradisional. Salah satu peternak yang berhasil ditemui adalah H Saefudin, yang dikenal sudah lama bergelut usaha perikanan.

Bersama dua saudaranya, Endang Batak dan Idang Rustandi ia sudah berhasil mengembangkan budidaya ikan emas. Saefudin mengatakan, usaha budidaya ikan emas ini dinilainya tidak segampang yang dikira.

Perlu keahlian dan tahu cara-cara pelaksanaan penggunaan induk-induk yang berkualitas baik, agar harga jualnya tinggi. “Pembenihan ikan dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu secara tradisional, semi intensif dan secara intensif,” kata Saefudin ketika sedang memberikan pakan ikan di kolamnya.

Keberhasilan usaha pembenihan tidak lagi banyak bergantung pada kondisi alam. Namun manusia telah banyak kemajuan diantaranya, pemijahan dengan hipofisisasi, peningkatan derajat pembuahan telur dengan teknik pembunuhan buatan.

Selain itu, penetasan telur secara terkontrol, pengendalian kuantitas dan kualitas air, teknik kultur makanan alami dan pemurnian kualitas induk ikan.

“Untuk peningkatan produksi benih perlu dilakukan penyeleksian terhadap induk ikan mas, setelah itu selama 16 hari dari penyimpanan telur ditanam di sawah selama 40 hari, sampai menjadi babypace,” ungkapnya.

Adapun ciri-ciri induk jantan dan induk betina unggul yang sudah matang untuk dipijah yaitu, betina umur antara 1,5 – 2 tahun dengan berat berkisar dua kilogram per ekor, jantan umur minimum 8 bulan dengan berat berkisar 0,5 kilogram per ekor.

Bentuk tubuh secara keseluruhan mulai dari mulut sampai ujung sirip ekor mulus, sehat, sirip tidak cacat. Selain itu, tutup insan normal tidak tebal dan bila dibuka tidak terdapat bercak putih, panjang kepala minimal 1/3 dari panjang badan, serta lensa mata tampak jernih.

“Sisik tersusun rapih, cerah tidak kusam, pangkal ekor kuat dan normal dengan panjang pangkal ekor harus lebih panjang dibandingkan lebar/tebal ekor,” terangnya.

Sedangkan ciri-ciri untuk membedakan induk jantan dan induk betina badan bagian perut besar,buncit dan lembek gerakan lambat, pada malam hari biasanya loncat-loncat.

“Jika perut distriping mengeluarkan cairan berwarna kuning. Jantan badan tampak langsing, gerakan lincah dan gesit, jika perut distriping mengeluarkan cairan sperma berwarna putih,” tutupnya, seraya pengiriman ikan sampai ke luar kota selain ke sejumlah wilayah Cianjur juga ke Pringgondani Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan sekitar Cianjur. (Mamat Mulyadi)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

One Comment on "Menengok Budidaya Ikan Mas Cianjur"

  1. mirza June 21, 2013 at 6:47 am -

    Pak, bisa di info no H Saefudin di cianjur ini?

    terima kasih
    mirza

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.