Lele Sulsel Siap Diekspor Ke Eropa

Panen Lele Sangkuriang

Kalangan peternak ikan di Sulawesi Selatan akan mengekspor ikan Lele ke Eropa untuk pertama kalinya tahun ini. Lele itu hasil dari tambak-tambak di Kabupaten Pangkep.

“Dari sekian banyak tambak ikan di Sulsel, pihak eksportir memilih ikan yang dibudidayakan di daerah tersebut,” kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Sulawesi Selatan Sulkaf S. Latief di Makassar, Rabu 6 Februari 2013.

Dia mengatakan, peluang ekspor ikan Lele ini akan menyuntik motivasi baru bagi petambak ikan. Apalagi, Lele termasuk jenis ikan yang tidak membutuhkan waktu dan modal besar dalam hal pemeliharaannya.

Ikan jenis ini biasanya siap dipanen dalam jangka waktu 3 hingga 4 bulan setelah penyemaian bibit di tambak. Lele yang akan dikirim nantinya dalam bentuk fillet atau daging irisan.

Sulkaf juga akan meminta bantuan dari pihak eksportir dalam hal budidaya Lele di daerah sentra produksi. Bantuan yang diharapkan tersebut terutama untuk petani yang tahun ini mengalami kerugian akibat tambak mereka terkena banjir.

Ketua kelompok petambak ikan di Kabupaten Pangkep, Abdul Hafid, mengatakan sebenarnya ekspor Lele ke Eropa dijadwalkan mulai bulan ini. Sayangnya, banjir yang melanda kabupaten Pangkep pada bulan Januari kemarin menghanyutkan Lele yang siap dipanen dari tambak. (Sumber : Antara)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.