Kreasi Olahan Ikan Agar Anak Gemar Makan Ikan

Abon Ikan Tanpa Pengawet

Sebagai solusi agar anak menyukai ikan segar, anggota PKK dari berbagai kecamatan di Sidoarjo dilatih mengolah lkan di Balai RT 3/RW I Perumahan AURI Kwadengan, Kelurahan Lemah Putro, Selasa (4/12/2013).

Ikan segar itu bisa dijadikan stik, abon, atau kerupuk agar anak lebih menyukainya. Pasalnya, ikan segar yang sudah dihaluskan, kadar proteinnya sama dengan ikan aslinya bahkan masih ditambah telur. Pelatihan yang digelar Badan Pemberdaayaan Masyarakat

Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) tersebut diharapkan bisa menambah penghasilan bagi ibu-ibu. Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Pengelolaan SDA BPMPKB Sidoarjo Sri Rukiyati menjelaskan, kegiatan itu sebagai upaya memberdayakan kaum ibu. Kegiatan itu bahkan juga sebagai upaya menggalakkan kebiasaan gemar makan ikan.

“Saya berharap setelah menempuh keterampilan ini, bisa meningkatkan pendapatan keluarga,” tuturnya.

Setelah menempa ketrampilan pengolahan ikan, tidak hanya berorientasi pada bisnis dan keluarga. Tetapi, pelatihan yang diterima itu agar ditularkan kepada warga lainnya yang tinggal berdekatan atau di lingkungan sekitar.

“Dari perkembangan yang ada, mudah-mudahan ibu-ibu yang mengikuti bisa menjadi sentra bisnis ikan olahan,” ujar Sri Rukiyati.

Narasumber lain, Ny Ratih mengungkapkan, resep yang diajarkan itu sangatlah mudah diterapkan di rumah. Mulai dari pembuatan maupun bahan bakunya bisa diperoleh di daerah sekitar. Sebenarnya dalam kursus pengolahan ikan ini ada 8 kreasi menu masakan berbahan ikan. Salah satunya adalah makanan berbahan tulang ikan yang bernama stik tulang ikan.

Stik tulang ikan adalah salah satu kreasi makanan yang bisa dinikmati. Pembuatannya pun sangat mudah. tulang ikan yang sudah dijadikan tepung di campur mentega dan telur untuk dibuat adonan yang akan digoreng. “Inovasi ini baru, bagaimana memanfaatkan duri ikan yang banyak dibuang dan bisa dijadikan abon, kerupuk, kue maupun stik,” kata Ny Ratih.

Ny Yuni Heri Susanto salah satu anggota TP PKK Sidoarjo yang ikut dalam pelatihan, mengaku kagum dengan apa yang diajakan. Karena kegiatan yang ada menambah keterampilan ibu-ibu untuk mengolah ikan dengan berbagai kreasi. Kreasi olahan ikan ini dapat dimanfaatkan ibu-ibu untuk menyiasati putra-putrinya yang tidak menyukai ikan,” ungkapnya. (Sumber : Tribun Surabaya)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.