Kendal Siap Kembalikan Kejayaan Budidaya Udang

Budidaya Udang Vaname

Budidaya Udang pernah menjadi primadona perikanan beberapa tahun silam. Bahkan hingga saat ini, prospek komoditi udang tetap menjanjikan. Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap menunjukkan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan budidaya udang.

Sebagai langkah nyata, KKP tengah mengoptimalkan lahan tambak di Pantura Jawa, dengan membuat model percontohan berupa demontrasi farm (demfarm) seluas 2.000 hektare. Rencananya demfarm ini akan dikembangkan di Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Sumatera Utara.

Kegiatan denfarm merupakan rangkaian dari kegiatan revitalisasi tambak dalam rangka Industrialisasi Perikanan Budidaya dengan tujuan memanfaatkan tambak-tambak idle.

Kemudian meningkatkan produkvitas dan produksi tambak udang, memenuhi kebutuhan bahan baku industri pengolahan, meningkatkan pendapatan petambak. Juga menyediakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan.

Kegiatan percontohan demfarm ini sifatnya hanya stimulan dengan luasan yang sangat terbatas dibanding luasan lahan pertambakan yang ada, namun program menunjukkan bahwa usaha budidaya udang bila diterapkan sesuai dengan teknologi anjuran masih dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang menguntungkan dengan berbagai nilai manfaat lainnya.

Lokasi Denfarm
Kabupaten Kendal tahun 2013 ini telah ditetapkan sebagai lokasi demfarm. Meliputi Kecamatan Patebon, Kecamatan Kota Kendal dan Kecamatan Brangsong yang akan menerapkan teknologi sesuai dengan persyaratan tumbuh kembang udang sehingga dapat lebih memberi kepastian untuk keberhasilan budidaya udang.

”Saya berharap agar, model demfarm ini dapat berhasil dengan baik. Pasalnya, KKP akan menerapkan teknologi yang sesuai sehingga dapat merubah wajah dan kondisi usaha budidaya udang dari yang high risk menjadi measurable risk” ujar Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo.

Salah satu kawasan budidaya udang di Kabupaten Kendal yang telah lama berhasil adalah Kampung Udang Vanamei seluas 12 hektare di Desa Wonorejo Kaliwungu.

H Dikyah, ketua Pokdakan Sido Rukun Desa Wonorejo mengemukakan, rata-rata hasil yang diperoleh dari 1 petak seluas 3.000 m2 menghasilkan 6,5 ton vaname dengan ukuran panen 40 ekor per kg dan masa budidaya 110-120 hari.

”Kami percaya, usaha budidaya udang di Kendal akan kembali berjaya,” kata Dikyah. (Sumber : Suara Merdeka)

 

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.