Ikan Sidat Tarik Investor Jepang

Budidaya Ikan Sidat

Potensi Ikan Sidat yang menjanjikan untuk memenuhi permintaan Unagi di Jepang membuat PT Seagerland Unagi Jaya (SUJ) perusahaan patungan yang berkantor di Surakarta, berminat tanamkan modalnya di Kabupaten Semarang.

Sidat atau belut pipih di Indonesia merupakan satu keluarga dengan Unagi (Anguilla japonica) dalam famili Anguilidae. Bagi masyarakat Jepang, Unagi populer disajikan sebagai Unadon, yakni potongan daging di atas mangkok nasi. Meski populer, harga di Jepang sangat mahal karena menipisnya pasokan. Menurut Metropolitan Central Wholesale Market, Jepang harganya sekitar 4.718 yen per kilogram pada Juni 2012 naik 40% dari tahun lalu.

Furukawa Rie, direktur utama PT. SUJ menyatakan pihaknya akan menanamkan investasi awal Rp 200 juta yang berupa modal bibit dan pakan kepada masyarakat di Kecamatan Ungaran Barat, Kaliwungu dan Kecamatan Tengaran, sementara penyediaan lahan diserahkan kepada warga.

Pada penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemkab Semarang, Jumat (21/12), Furukawa juga menjelaskan PT. SUJ akan membeli hasil panen Sidat dari warga seharga Rp 200-400 ribu per kilogram. Selanjutnya produk akan dikirim ke Jepang. Diharapkan dari hasil kerjasama ini pada 2013 warga dapat memanen sekitar 100 ton Sidat.

Sidat atau Unagi merupakan makanan bernilai gizi sangat tinggi, kaya protein, vitamin D dan E, serta berbagai asam lemak tak jenuh yang tinggi. Hal ini membuatnya disukai konsumen sehingga penangkapannya meningkat. Pada 1961 nelayan Jepang dapat menangkap 3.400 ton unagi dewasa dan turun drastis menjadi 200an ton akhir-akhir ini. Guna mencukupi kebutuhan, Jepang selama ini telah mengimpor dari Cina dan Korea Selatan.

Budidaya Sidat ini bukan yang pertama, sebelumnya sudah ada Balai Pelayanan Usaha (BLU) Tambak Pandu, Karawang yang bekerjasama dengan Asama Industry Co Ltd. (Sumber : Halo Jepang)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response