Ikan Arwana Rawan Mati Di Musim Kemarau

Budidaya Ikan Arwana Super Red

Harga Rp 2 juta per ikan Arwana Super Red ukuran 8 cm masih terbilang murah. Menurut Asosiasi Arwana Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) Kalimantan Barat mengatakan, dengan harga yang sangat murah itu membuat para penangkar ikan Arwana merugi.

“Produksi ikan arwana super red sangat susah. Apa lagi sekarang ini, musim kemarau sangat sulit untuk memproduksinya, bahkan bisa mati,” ujar Ketua Asosialsi APPS Kalbar, Vincent Apriono, kepadaTribunpontianak.co.id,¬†Rabu (12/2/2014).

Dikatakannya, harga ikan arwana super red pernah harganya bawah dari Rp 2 juta per ikan. “Kita sekarang ini, sangat terkendala dengan musim kemarau. Dimana air sungai kapuas sudah tercemar air laut. Serta tercemar limbah pabrik, sawit, dan tambang,” ungkapnya.

Vincent berharap, dengan adanya Borneo Siluk Internasional Contest dan Expo 2014, bisa menongrak harga arwana super red di Kabar ini. “Kita juga berharap Pemerinta Provinsi Kalbar, bisa mengkontrol kualitas air Sungai Kapuas seperti sungai sekarang ini, dari tercemarnya limbah pabrik, sawit, dan sebagainya,” tutupnya. (Sumber : TribunNews Pontianak)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.