Harga Ikan Air Tawar Melonjak Di Kuningan

Harga Ikan Konsumsi

Harga jual ikan air tawar segar di pasar-pasar tradisional di Kab. Kuningan dalam sebulan terakhir mengalami lonjakan cukup tinggi. Hal itu diyakini para pedagang sebagai dampak atas kasus kematian masal ikan pada kolam jaring terapung di Waduk Djuanda atau Waduk Jatiluhur, Purwakarta dan di waduk Cirata serta Saguling Januari yang lalu.

Sejumlah pedagang ikan air tawar di Pasar Baru Kuningan menyebutkan, kebutuhan ikan air tawar para pedagang di Kuningan selama ini sebagian besar mengandalkan pasokan dari Bandung.

“Para pemasok ikan di Bandung menurut keterangan yang kami peroleh, selama ini kebanyakan mengandalkan ikan dari kolam budi daya ikan jaring terapung di waduk-waduk tersebut,” kata Nana (49) salah seorang pedagang ikan air tawar di Pasar Baru Kuningan, Rabu (13/1).

Oleh karena kasus tersebut menurut mereka, para pemasok ikan di Bandung kini jadi kesulitan memperoleh persediaan ikan. Sementara pasokan ikan air tawar dari para pembudidaya ikan di Kuningan, selama ini belum mampu memenuhi kebutuhan pasar Kuningan.

“Akibatnya, harga ikan yang bisa kami peroleh menjadi mahal, sehingga kami pun terpaksa turut meningkatkan harga jual,” kata Aan (66) yang mengaku sudah 30 tahun berjualan ikan air tawar di Pasar Baru Kuningan.

Menurut sejumlah pedagang ikan air tawar di pasar tersebut, jenis ikan air tawar yang paling banyak diperjualbelikan di pasar-pasar tradisional di Kab. Kuningan adalah ikan mas dan mujair.

Mereka menyebutkan, sejak terjadi kasus kematian masal ikan tersebut, harga ikan mas dari pemasok yang semula berkisar Rp 14.000 per kilo gram (kg) meningkat menjadi Rp 19.000/kg. Ikan mujair naik dari Rp 15.000/kg menjadi Rp 17.000/kg.

Peningkatan harga tersebut sejak itu hingga saat ini diimbangi para pedagang ikan di Kuningan dengan peningkatan harga jual untuk jenis ikan mas yang semula Rp 18.000/kg menjadi Rp 22.000/kg, dan ikan mujair naik dari Rp 18.000/kg menjadi Rp 20.000/kg.

Penyebab terjadinya lonjakan harga ikan air tawar sebagaimana disebutkan para pedagang tadi, juga dibenarkan Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kab. Kuningan Sofyan Sahori.

“Selain itu, kenaikan harga ikan air tawar di Kuningan juga karena ada pengaruh dari kenaikan harga daging sapi. Karena harga daging sapi melambung, masyarakat konsume daging sapi banyak yang beralih memilih ikan air tawar,” kata Sofyan kepada “PRLM”, Rabu (13/2). (Sumber : Pikiran Rakyat)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.