Harga Daging Ikan Gabus Meroket, Penjual Pempek Kena Imbas

Panen Ikan Gabus

Meroketnya harga daging ikan gabus yang mencapai Rp 120 ribu perkilo di pasaran, berdampak besar pada penjual pempek di Kota Palembang.

Akibatnya, banyak penjual pempek yang beralih ke ikan lain sehingga membuat pempek ikan gabus kian langka.

“Ikan gabusnya sekarang agak susah dicari di pasar, kalaupun ada harganya hampir sama dengan daging sapi. Makanya, penjual pempek pinggiran seperti saya ini sekarang lebih pilih pakai daging ikan yang lain, misalnya kakap, yang harganya sekitar Rp 40 sampai 50 ribu,” ujar Kartini, pemilik warung pempek dikawasan Sekanak Palembang, Kamis (11/2/2016)

Kendati rasa dan kualitas pempek yang dijualnya berkurang, alternatif tersebut harus diambil untuk bisa terus menjajakan pempeknya di pasaran.

“Kalau warung kecil seperti milik saya ini, jarang lah yang benar-benar menjual pempek asli pakai ikan gabus, namun untuk penjual pempek yang besar dan terkenal pasti ada,” ungkapnya.

Tak hanya pempek ikan gabus yang mulai langka, imbas dari harga daging ikan gabus yang naik Rp 120 ribu, harga kerupuk atau kemplang pun mengalami kenaikan.

Perkilo kerupuk atau kemplang dibanderol Rp 140 ribu.

“Yah gimana nggak mau naik, dari harga daging ikannya saja sudah naik, otomatis kita yang usaha kerupuk ini juga secara tidak langsung kena imbasnya. Biar tetap dapat untung caranya cuma naikan harga jualnya,” jelas Ko Jambi, salah seorang pedagang kerupuk di Pasar Cinde Palembang.

Terpisah, Ria, penjual daging dan ikan gabus di Pasar Cinde Palembang mengatakan, kenaikan harga jual ikan gabus disebabkan pasokan ikan dari peternak saat ini sangat sedikit.

“Selama musim kemarau kemarin, peternak sangat sulit mengembangbiakkan ikan gabus. Makanya, pasokan ikan gabus sangat sedikit. Harga ikan gabusnya sekarang berkisar Rp 90 ribuan, lalu untuk harga daging ikan gabusnya Rp 120 ribu sekarang. Kemungkinan bulan Maret nanti harganya akan berangsur turun, karena sudah masuk musim panennya juga,” tuturnya.

Menurut wanita berhijab ini, agar tetap memperoleh untung ia juga menjual daging dan ikan gabusnya ke langganannya seperti, para penjual pempek dan warung makan.

“Gara-gara harganya naik sekarang pembelinya sepi,” ungkapnya.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.