Genjot Budidaya Udang, KKP Gandeng FAO

Budidaya Udang Windu

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan kerjasama dengan badan PPB, FAO Food and Agriculture Organisation. Kerjasama ini ditujukan untuk mendukung dan mendorong pencapaian peningkatan produksi perikanan budidaya khususnya udang.

Sekretaris Ditjen Perikanan Budidaya KKP, Tri Hariyanto mengatakan kerjasama dengan badan PPB, FAO Food and Agriculture Organisation, melalui program TCP/INS/3402 yang difasilitasi badan dunia untuk pangan ini.

Kata dia, program ini akan menyusun sistem pencegahan penyakit hewan air pada umumnya dan udang pada khususnya.
Menurut keterangannya, sistem pencegahan penyakit udang ini yang akan dilakukan ini terdiri 5 kegiatan. Pertama membahas masalah Disease surveillance and reporting.

Kedua, Emergency Preparedness and Contingency Plan. Ketiga, Aquatic Animal Health Information System. Dan leempat, Biosecurity and farmer organization. “kelima Aquatic Animal Health Strategy Development”, jelas Tri Hariyanto, Selasa (14/5/2013) di Jakarta.

Kerja sama ini menurut Hariyanto, akan berlangsung selama 18 bulan. Yakni mencakup penyelenggaraan workshop dan training baik skala nasional maupun Internasional.

Kata dia, program kerjasama ini akan melibatkan seluruh stakeholder terkait, mulai dari kalangan pembudidaya, penyuluh, pemerintah daerah, dan lainnya.

Sedangkan lokasi yang akan menjadi tempat kegiatan pilot project adalah Provinsi Lampung, Banten dan Jawa Barat yang didukung oleh 2 International Expert dan 5 Konsultan Indonesia.

Diharapkan, hasil program ini diharapkan dapat mendukung pembangunan perikanan budidaya berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, kerjasama ini bisa memperkuat kompetensi otoritas nasional di Indonesia dalam menerapkan sistem pengelolaan kesehatan ikan secara efektif.

Selain itu diharapkan juga pemerintah dan para petambak Indonesia dapat mengatasi penyakit udang yang ada sekarang ini dan mampu mencegah kemungkinan masuknya penyakit baru.

“Serta mampu melakukan tanggap darurat jika ada wabah penyakit yang membahayakan,” ujarnya. (Sumber : Tribun News)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.