Gabus Pucung H Lukman Bekasi, Sehari Habiskan 50 Kg Ikan Gabus

Gabus Pucung Lukman Bekasi

Masakan khas Betawi gabus pucung menjadi ikon warga Bekasi. Sehingga keberadaan Pondok Gabus Pucung H Lukman di wilayah Bekasi Selatan, cukup dikenal pecinta kuliner.

Dede anak kedua H Lukman dan penerus generasi kedua pelaku usaha tersebut, mengatakan dalam sehari bisa menghabiskan ikan gabus 50 kilogram. Omsetnya, ya Rp5 jutaan pada hari biasa.

“Banyak pejabat di Bekasi yang suka menikmati sajian gabus pucung di sini,” kata Dede, ketika ditemui di Pondok Gabus H Lukman di

Jalan Raya Jenderal Sudirman Km 32 Buaran Bong RT 01/08 Kel Harapan Mulya, kemarin. Menurut Dede, mendatangkan ikan gabus dari daerah Cilacap dan Tangerang. Warungnya terkadang tutup jam 2 siang karena kehabisan stok ikan sehingga tak mampu melayani banyaknya pembeli atau pemesan terutama akhir pekan.

“Biasanya buka warung mulai pukul 09:00 pagi dan tutup pukul 21:00 atau jam 9 malam. Kalau hari libur kita suka kewalahan dan kehabisan pasokan ikan gabus. Terpaksa tutup siang. Pada Sabtu dan Minggu biasanya memasak sajian dua kali lipat. Omsetpun bisa mencapai Rp10 juta/hari,” jelasnya.

Ikan Gabus Segr

Meski dalam sehari membutuhkan ikan setengah kwintal, namun pemilik usaha itu tetap menjaga kualitas ikan. Ikan tidak boleh mati atau beku. Ikan yang hendak dimasak harus masih hidup.

Kesegaran ini yang dijaga H. Lukman selama 35 tahun dalam berdagang gabus pucung. Harga satu porsi menu gabus pucung Rp30 ribu/potong baik bagian kepala ataupun badan ekor.

Di pondok itu ada juga menu lainnya, seperti pecek lele, sop iga dan semur jengkol, urab kencur, karedok, asinan sayur, sayur asem, bandeng, mujair. Masing-masing menu memiliki pelanggan tetap setiap harinya. (Sumber : Poskota)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.