DKP Lebak Kembangkan Ikan Emas Unggul ‘Si Nyonya’

ikan emas si nyonya

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lebak, Banten, mengembangkan budi daya ikan emas varietas unggul “Si Nyonya” guna mendorong swasembada pangan.

“Kami yakin pengembangan budi daya ikan emas “Si Nyonya” dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” kata Kepala Bidang Produksi Ikan Tawar DKP Kabupaten Lebak Dadang Lesmana di Rangkasbitung, Senin.

Sebetulnya, kata dia, benih varietas unggul “Si Nyonya” merupakan jenis ikan emas lokal berasal asal Provinsi Banten.

Pengembangan ikan tersebut di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Bahkan, peternak budi daya ikan emas lokal itu pernah memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Namun, kata dia, saat ini produksi ikan emas “Si Nyonya” menurun.

Pihaknya kembali mengembangkan ikan emas “Si Nyonya” untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

“Kami menargetkan peternak ikan bisa memenuhi permintaan pasar lokal dan tidak dipasok lagi dari luar daerah,” katanya.

Ia mengatakan benih ikan emas “Si Nyonya” dimulai dikembangkan di tiga Balai Benih Ikan (BBI) milik pemerintah daerah.

Hasil pengembangan BBI, kata dia, disalurkan ke seluruh pembudidaya ikan tawar.

Para peternak pembudidaya ikan emas dipastikan dapat mendongkrak pendapatan ekonomi mereka.

Apalagi, katanya, harga ikan emas “Si Nyonya” relatif tinggi dibandingkan dengan ikan emas berasal dari Sukabumi dan Cianjur.

Masa produksi ikan emas “Si Nyonya” yang sebagian besar berwarna kuning kemasan itu, hanya tiga bulan untuk selanjutnya bisa dipanen.

Pemerintah daerah terus mendorong usaha peternak ikan emas tersebut agar menjadi andalan ekonomi masyarakat.

“Saya optimistis pengembangan budi daya ikan emas ‘Si Nyonya’ bisa memenuhi kebutuhan pasar lokal juga meningkatkan kesejahteraan peternak,” katanya.

Saat ini, jumlah kelompok usaha pembudidaya ikan tawar di Kabupaten Lebak tercatat 540 unit usaha.

Mereka pengembangan ikan tawar itu dengan cara menggunakan keramba, jaring apung, dan kolam.

Saat ini, kata dia, budi daya ikan tawar yang berkembang di Kabupaten Lebak antara lain emas, lele, gurami, dan bandeng.

Bahkan, peternakan ikan Kecamatan Cileles, Cibadak, dan Cipanas merupakan sentra pembenihan lele.

Peternak di daerah itu sudah mampu memasok kebutuhan benih untuk Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Tangerang.

“Kami berharap peternak ikan air tawar dapat menjadikan sentra unggulan usaha,” katanya.

Seorang peternak budi daya ikan emas di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Maman, mengatakan memproduksi ikan emas varietas “Si Nyonya” tentu sangat menguntungkan karena permintaan pasar cukup tinggi.

“Kami sendiri kewalahan melayani permintaan pasar lokal, terlebih banyak pesta pernikahan,” katanya. (Sumber : Berita Daerah)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.