Daing Mahal, Warga Beralih Ke Ikan Air Tawar

Pembesaran Nila Gesit

Mahalnya harga daging sapi dan ayam belakangan ini membuat sebagian warga di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpaksa beralih ke ikan air tawar. Akibatnya permintaan dan harga ikan jenis itu pun meningkat tajam.

Pantauan Liputan 6 SCTV, Rabu (17/7/2013), salah satu pasar ikan di Sleman pun ramai, menyusul terus melonjaknya harga daging sapi dan ayam. Para petani ikan di Sleman pun menjadi semakin sibuk memanen, karena permintaan produksi ikan mereka meningkat tajam.

Menurut Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan setempat, akibat kenaikan harga daging sapi dan ayam permintaan ikan air tawar di Sleman langsung meningkat 20 hingga 25 persen. Jika pada hari biasa permintaan ikan air tawar di Sleman hanya mencapai 60 ton saat ini jumlahnya bisa di atas 75 ton per hari.

“Akibat tingginya permintaan, harga ikan air tawar di Sleman pun ikut naik berkisar 5 hingga 10 persen. Jika biasanya ikan nila hanya dijual dengan Rp 17 ribu per kilogram, saat ini sudah naik menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Begitupun jenis ikan air tawar lain seperti gurame, lele, tombro, dan sebagainya,” ujar Kabid Perikanan Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Sleman Supramono.

Terus melonjaknya permintaan membuat para petani ikan di Sleman berusaha meraup keuntungan sebesar-besarnya. Bahkan ikan yang ukurannya belum memenuhi syarat pun kadang sudah dijual untuk konsumsi.

Meski begitu, tidak semua permintaan bisa dipenuhi petani ikan di Sleman. Sehingga mereka terpaksa mendatangkan pasokan ikan dari luar Sleman seperti Waduk Wadas Lintang, Waduk Gajah Mungkur, dan sebagainya.

Saat ini, hanya sekitar 70 persen permintaan yang sudah bisa dipenuhi petani ikan di Sleman. Sementara sisanya masih harus didatangkan dari luar. (Sumber : Liputan 6)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.