Budidaya Lele Sangkuriang Kolam Terpal. Solusi Lahan Terbatas

Lele Kolam Terpal

Salah satu keunggulan budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal adalah hemat biaya dan praktis. Sebenarnya kolam yang paling baik untuk budidaya ikan lele adalah kolam  tanah. Namun jika tak memiliki lahan yang luas maka alternatif lain yang praktis adalah kolam terpal.  Adapun keunggulan budidaya ikan di kolam terpal diantaranya:

  1. Kolam Terpal dapat diaplikasikan di lahan terbatas
  2. Kolam Terpal dapat diterapkan di lahan atau tanah yang porous (tanah yang menyerap air) atau berpasir
  3. Biaya investasi pembuatan kolam terpal lebih murah dibanding kolam semen
  4. Kolam terpal cocok untuk lahan yang sulit air mengalir
  5. Ikan lele yang dibudidayakan di kolam terpal tidak berbau lumpur
  6. Ikan lele yang dibudidayakan di kolam terpal jarang diserang penyakit
  7. Kelangsungan hidup ikan lele yang dipelihara di kolam terpal lebih tinggi, bisa mencapai 95%

Model Bisnis Budi Daya Lele Sangkuriang

Bisnis budi daya Lele sangkuriang dapat dilakukan dalam beberapa segmen, antara lain pembenihan Lele Sangkuriang, Pembesaran Benih Lele hingga ukuran tertentu dan pembesaran Lele Sangkuriang sampai ukuran konsumsi. Segmen pembenihan Lele Sangkuriang memerlukan indukan Lele Sangkuriang yang berkualitas baik dan memiliki genetik yang baik pula. Usia induk Lele Sangkuriang dan kematangan Gonad sangat penting untuk diperhatikan.

Seiring dengan meningkatnya permintaan Lele Sangkuriang ukuran konsumsi, maka ketersediaan benih ikut meningkat pula. Inilah mengapa peluang usaha di segmen pembenihan Lele Sangkuriang masih terbuka lebar untuk digarap.

Bisnis Budi Daya Lele Sangkuriang Untuk Konsumsi

Konon rasa danging Lele sangkuriang memiliki rasa yang lebih enak dan gurih dibanding Lele Dumbo biasa. Selain rasa yang enak, Lele Sangkuriang juga memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dari Lele Dumbo. Benih Lele Sangkuriang ukuran 5-8 cm sudah bisa dipanen dalam bobot 200-250 gr/ekor selama masa pemeliharaan 130 hari. Biasanya ada Lele Sangkuriang yang memiliki pertumbuhan lebih cepat dari ikan lainnya, secara berkala misalnya satu bulan sekali, Lele Sangkuriang dipisahkan berdasarkan ukurannya. Hal ini dilakukan agar ikan yang pertumbuhannya lebih lambat tidak kalah dalam bersaing mengkonsumsi makanan.

Pemberian Pakan Lele Sangkuriang

Pada dasarnya Lele Sangkuriang merupakan ikan yang bersifat omnivora.Makanan yang diberikan bisa makanan alami yang bisa diperoleh dari sekitar kolam atau tempat tinggal kita. Pemberian makanan tambahan berupa pellet bisa diberikan jika tidak mau repot mencari makanan alami. Dalam Budi Daya Lele Sangkuriang jumlah besar cara ini lebih praktis dilaksanakan. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Cara menghitungnya dengan mengambil sampel beberapa Lele Sangkuring kemudian ditimbang. Untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan, makanan dicampurkan dengan probiotik. Menurut pengamatan beberapa petani dan peneliti probiotik mampu meningkatkan efisiensi pencernakan makanan sehingga ikan lele menjadi cepat besar dan bobot bertambah.

Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.

 

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

2 Comments on "Budidaya Lele Sangkuriang Kolam Terpal. Solusi Lahan Terbatas"

  1. Kristian May 8, 2012 at 3:11 am - Reply

    Bisa dijelaskan cara membuat kolam terpalnya ?

  2. ginanj October 26, 2012 at 11:06 am - Reply

    tolong di perjelas pemberian pakan 3-4 kali sehari itu setiap kawan waktu tepatnya??

Leave A Response