Budidaya Ikan Nila Merah Dilirik Warga Banjarnegara

Benih Ikan Nila Merah

Budidaya ikan jenis nila merah merupakan usaha yang mulai dilirik oleh warga dataran tinggi Banjanegara. Dengan kuntungan yang menjanjikan, warga Desa Kertosari Kecamatan Kalibening mulai melakukan budidaya dan pembesaran ikan jenis ini.

Agung Wicaksono, warga Desa Kertosari RT 1 RW 1, Kecamatan Kalibening mengatakan, budidaya ikan nila merah ini berawal dari adanya bantuan bibit ikan nila merah. Bantuan benih tersebut berasal dari sebuah pabrik teh yang ada di Paninggaran Kabuparen Pekalongan untuk kelompok tani Desa Kertosari tahun 2010 lalu.

“Awalnya, kami tidak yakni dengan budidaya ini, karena kondisi wilayah kami cukup dingin. Namun, setelah dicoba, ikan ini cepat besar dan laris di pasaran, harga ikan jenis ini juga cukup lumayan, sehingga sangat menguntungkan,” katanya.

Menurutnya, saat ini budidaya ikan nila merah menjadi komoditas baru yang menjanjikan. Saat ini, para kelompok tani tdak hanya pembesaran, tetapi juga pembenihan ikan nila merah. “Pemasaran memang belum banyak, tetapi pesanan lokal cukup banyak, mulai dari perseorangan hingga bakulan. Dan katanya ikan nila merah dari Kalibening cukup bagus,” ujarnya.

Dikatakannya, selain menguntungkan, perawatan ikan nila merah ini juga tidak rumit, perlakuan dalam pembesaran sama dengan perawatan ikan air tawar pada umumnya. “Sama dengan ikan biasa, dan tidak ada perlakuan khusus,” katanya.

Saat ini, kata Agung, dirinya memiliki empat kolam ikan yang masing-masing memiliki ukuran 6×8 meter, sekali panen, dia mampu menghasilkan ikan nila merah konsumsi sebanyak 200 ekor.

“Kita bisa memilih waktu panen, bisa di usia lima bulan maupun siap konsumsi dengan usia sekitar 11 bulan. Harganya cukup menjanjikan,” katanya.

Biasanya, nila merah usia lima bulan merupakan benih yang siap dibesarkan, karena ukuran nila baru mencapai tiga jari orang dewasa, sementara usia 11 bulan sudah mencapai ukuran konsumsi.

“Kalau 11 bulan satu kilo isinya tiga ekor, dan harga untuk 1 kilogramnya mencapai Rp 25 ribu,” katanya. (Sumber : Satelit News)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.