Bikin Pelet Sendiri, Petani Ikan Lebih Untung

Cara Membuat Pelet Sendiri

Harga pakan ikan buatan pabrik saat ini masih dirasakan mahal, sehingga inovasi membuat pakan sendiri penting diterapkan. Dengan cara ini diharapkan keuntungan dalam membudidayakan ikan air tawar dapat lebih maksimal.

Hal ini diyakini petani ikan asal Kragilan, Sidomoyo, Sleman, Heri Mulyanto. Sekarang ini ia mempunyai empat kolam ikan digunakan untuk membudidayakan ikan nila, bawal, gurami dan patin. Pakan ikan wujud pelet kering dibuat sendiri dengan menyampurkan bahan-bahan seperti limbah kepala udang, ikan tongkol, tepung ikan, roti dan makanan basah yang sudah basi.

“Semua bahan dicampur ditambah juga bekatul yang sudah direbus dan tepung ikan,” jelas Heri, Rabu (9/10/2013) sore kepada KRjogja.com.

Ditambahkan, proses pembuatan pelet melewati penggilingan empat kali. Setelah giling pertama perlu difermentasi sekitar tiga hari. Penggilingan terakhir sudah wujud butiran kecil-kecil lalu dijemur, jika panasnya maksimal cukup dua hari.

Adapun bekatul perlu direbus dahulu, karena dapat berfungsi sebagai perekat. Khusus tepung ikannya didatangkan dari Jawa Timur. Sedangkan bahan wujud limbah banyak diperoleh di pasar-pasar seperti Pasar Kranggan, Yogya.

“Dengan diberi pakan pelet seperti ini, ikan-ikan akan lebih cepat pertumbuhannya dan kebutuhan gizinya tercukupi. Dan biayanya cukup murah,” papar Heri.

Selain digunakan sendiri, jelasnya, beberapa petani ikan sering membeli pelet ikan buatannya. Saat ini harga per karung rata-rata dibanderol Rp 137.000. Sedangkan yang buatan pabrik dan dijual di toko-toko pakan kualitas biasa saja sudah ada yang dibanderol dengan harga Rp 200.000 per karung. (Sumber : KR Jogja)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

2 Comments on "Bikin Pelet Sendiri, Petani Ikan Lebih Untung"

  1. popy October 15, 2013 at 6:41 am -

    Pak, saya ♍ɑ̈Ʊ tanya,
    Kenapa budidaya ikan nila saya banyak ЧªϞĝ mati, setelah ukuran nya hampir 2ons lebih, sdangkan sedari ikan nya kecil, hingga hmpir berat 2ons ikan saya banyak ЧªϞĝ mati,
    Tolong saran nya,
    Terimakasih,
    Popy , palembang sumsel

  2. denih January 9, 2014 at 7:35 am -

    pak mau nanya,,,saya baru mau membudidayakan ikan lele,,,terus yang syabingung ntar ngebuang ikan lelenya ke mana,,,?
    mohon info ya,,
    terima kasih

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.