BI Wilayah V Pelatihan Budidaya Ikan Berbasis Alfalfa

Pakan Ikan Alfalfa

Bank Indonesia (BI) akan mendukung pengembangan budi daya ikan air tawar di wilayah Kabupaten Magelang. Dukungan ini diberikan dalam bentuk pelatihan dan bantuan peralatan pembuatan pakan ikan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah V (Jateng-DIY) Joni Swastanto mengatakan Bank Indonesia sudah dua kali memberikan pelatihan penyediaan pakan ikan berbasis Alfalfa dan pengolahan kolam ikan berbasis Alfalfa pada akhir Desember 2012 dan awal Januari 2013.

Selain itu, Bank Indonesia juga memberikan bantuan alat pembuatan pakan ikan alternatif dengan dana dari PSBI 2012. Bantuan diberikan kepada pokdakan di Desa Menayu (Muntilan), Desa Ngrajek (Mungkid) serta Mangunsari (Sawangan). Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengambangan klaster ikan air tawar di Kabupaten Magelang.

“Kami ingin membantu petani Magelang meningkatkan kapasitas produksi ikan air tawar dan kinerja UMKM yang berada dalam klaster sehingga mempunyai daya saing,” kata Joni seusai menandatangani MoU dengan Pemerintah Kabupaten Magelang dalam pengembangan klaster ikan air tawar.

Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Ditlutkan Provinsi Jateng Ir Trisno Utomo, perwakilan BPN, Disnakertrans, serta Bank BRI. Acara ini juga dihadiri ratusan anggota kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) serta kelompok pengolah dan pemasar ikan (poklasar).

Disebutkan, bahwa MoU ini menjadi dasar bagi BI dan instansi lain dalam bekerja. Joni menjelaskan dari hasil survey, Kabupaten Magelang berhasil mengembangkan komoditas ikan air tawar seperti ikan arwana, nila, lele, bawal dan lainnya. Komoditas tersebut diharapkan mampu menjadi komoditas unggulan wilayah ini.

BI berharap pengembangan klaster ikan ini akan membuat mereka mudah mendapatkan kredit dari perbankkan. Dengan demikian, pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sektor unggulan perekonomian Indonesia akan semakin cepat.

“Potensi perikanan di Kabupaten Magelang kami nilai cukup tinggi,” kata dia.

Bupati Magelang Ir Singgih Sanyoto berharap program yang dikembangkan Bank Indonesia (BI) ini akan bisa menciptakan wirausahawan baru. Disebutkan para petani selama ini sudah berhasil mengembangkan pembibitan benih ikan serta pembesaran.

Menurut Singgih, ada sejumlah kendala yang dihadapi pelaku perikanan yakni terkait teknis perikanan, kelembagaan dan permodalan.

“Dengan adanya transfer pengetahuan dan penambahan fasilitas ini kami harapkan membuat UMKN semakin berkembangan sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru. Ini bisa menjadi pengungkit sehingga menghasilkan wirausaha baru,” katanya. (Sumber : Suara Merdeka)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

One Comment on "BI Wilayah V Pelatihan Budidaya Ikan Berbasis Alfalfa"

  1. heri trianto May 17, 2013 at 4:48 am -

    apakah daun alfalfa bisa untuk makanan ikan? trus mendapatkan benih alfalfa bisa menghubungi siapa ya?

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.