Akhir Tahun 2013, Stok Ikan Hias Menipis

ikan hias

Menjelang akhir tahun 2013, tingkat permintaan ikan hias di Kota Bekasi mengalami kenaikan. Namun hal tersebut bertolak belakang dengan ketersediaan stok ikan hias itu sendiri.

Seperti yang diungkapkan oleh pembudidaya ikan hias yang juga anggota dari Asosiasi Ikan Hias Bekasi (AIHB), Atep Setiawan. “Permintaan yang besar, tapi stok dikitanya yang kurang,” terang Atep kepada Bekasibusiness.com, Jumat (15/11/2013).

Alhasil, Pembudidaya ikan hiaspun tidak mampu memenuhi permintaan pasar yang sebagian besar berasal dari luar negeri.

“Dari luar negeri permintaannya, tetapi buyer yang di luar mintanya ke eksportir kita yang ada di dalam negeri. Seperti ini saja kita mau kirim kurang barangnya, hari ini diminta 26 ribu untuk jenis Blackcost, dan ada yang sampi 60 ribu tapi kita bisa memenuhi hanya 20 persen, itu hanya satu ekportir sedangkan di kita ada 18,” jelasnya.

Atep menjelaskan, untuk mengatasi permasalahan tersebut pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas terkait, yakni Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi.

“Insya Allah nanti menjelang akhir tahun ini kita akan ada program bantuan dari Dinas walaupun memang nominalnya tidak begitu besar, tapi itu kita jadikan tahap awal perhatian dari pemerintah terhadap pembudidaya ikan hias untuk meningkatkan produksi,” jelas Atep.

Dikatakan Atep, rata-rata per buan ia bisa menerima permintaan untuk jenis Blackkos sampai 200 ribu ekor, jenis Neon sampai 2 juta ekor, dan jenis lain-lain sampai 60 ribu.

Lapangan Pekerjaan

Atep menambahkan, jika nanti hasil produksi meningkat, itu bisa menccitakan lapangan pekerjaan baru. “Kalau pemerintah kota serius, lapangan pekerjaan bisa diciptakan di ikan. Sesuai denga target pemerintah, 50 ribu lapangan kerja insya Allah bisa kalau kita serius,” tuturnya.

Tetapi kenyataannya, Atep mengaku saat ini perhatian pemerintah terhadap ikan hias masih kurang.

“Selama ini mohon maaf, pemerintah itu kurang perhatian. Karena terus terang kita bukan hanya omongan saja tapi tindakan langsung. Kalau omongan saja semua orang bisa, kita butuh kekuatan politik juga untuk menciptakan lapagan pekerjaan di ikan ini,” pungkas Atep. (Sumber : Bekasi Business)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: budidayaikan View all posts by

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.